Settingan Kamera yang Perlu Anda Atur sebelum Memotret

Setting kamera untuk mengambil foto. Ini merupakan hal yang penting untuk Anda mengerti. Mungkin sebelumnya Anda pernah pulang dari sesi memotret kemudian baru sadar jika sepanjang pemotretan tersebut Anda memakai ISO 1200, tetapi sesungguhnya di acara yang dilaksanakan tersebut, pada siang hari, seharusnya menggunakan ISO 200 sudah cukup. Nah, Anda baru sadar jika Anda juga memakai setting white balance yang cocok untuk saat mendung, padahal saat awal acara yang dilaksanakan itu bukan di luar, melainkan dalam ruangan, dan ada penerangan lampu neon, jadi settingan tersebut tak sesuai. Mari baca selengkapnya.

Kesalahan yang sepele namun fatal

Mungkin itu Anda anggap sebagai kesalahan sepele atau mendasar, tetapi justru karena melakukan kesalahan tersebut pada akhirnya Anda pun harus melakukan edit di foto yang dihasilkan. Dan ini tentu membuang-buang waktu dan bahkan membuat Anda benar-benar kesal. Apalagi jika foto yang diambil jumlahnya cukup banyak. Memang jika hanya 1 atau 2 foto saja itu bukan masalah besar, tetapi bagaimana jika jumlahnya hingga puluhan bahkan ratusan foto? Akan lain ceritanya. Ya, memang dengan menggunakan software, Anda dapat membuat koreksi foto dengan lebih cepat, tetapi akan lebih nyaman jika Anda tak melakukan kesalahan tersebut mulai awal, jadi Anda bisa menghemat waktu lebih banyak lagi.

Pada dasarnya, terdapat beberapa settingan yang harus Anda atur dan periksa, sebelum pada akhirnya Anda menggunakan kamera tersebut untuk mengambil foto, click tombol shutter, pada sesi pemotretan. Apa sajakah settingan tersebut? Check di bawah ini.

Setting kamera untuk mengambil foto

Settingan pada kamera

Highlight warning kamera

Sebaiknya Anda menyalakan highlight warning kamera. Di mana dengan melakukan ini maka Anda dapat menghindari mengambil foto overexposure. Untuk yang belum mengerti, apa sesungguhnya highlight warning itu – Ini merupakan penanda pada layar LCD kamera di mana muncul di bagian foto yang mengalami overexposed atau terbakar. Tak hanya memakai highlight warning saja, melainkan Anda pun dapat memeriksa histogram pada LCD dari kamera digital yang Anda pakai.

Setting format dan ukuran foto

Nah, yang ini juga penting. Khususnya ukuran foto yang akan Anda ambil secara default. Jika Anda hendak memotret hingga sebanyak ribuan foto. Contohnya ketika Anda hunting foto dalam kebun binatang atau tempat lainnya, sudah tentu Anda harus mengatur setting ukuran foto. Di mana ukuran foto yang Anda gunakan akan berbeda dibandingkan Anda mengambil gambar atau foto keluarga dalam studio. Apalagi bila kartu memori yang Anda gunakan itu mempunyai kapasitas tidak terlalu besar. Sementara itu, mengenai format foto, Anda bisa memilih entah menggunakan RAW atau JPG. Di mana kedua format ini wajib Anda pertimbangkan sebelum sesi foto Anda mulai.

Settingan pada mode exposure kamera

Untuk Anda yang menggunakan kamera pocket atau SLR, umumnya Anda akan menemukan beberapa opsi pilihan mode eksposur yang dapat Anda gunakan, yakni Manual > Aperture Priority > Shutter Priority > Mode program, juga beberapa preset bawaan dari kamera digital. Anda juga sebaiknya memastikan jika telah mengerti manakah mode yang hendak Anda pilih.

Sesungguhnya masih banyak lagi tips – tips yang lainnya, tetapi akan kami bahas di lain waktu, pada artikel lainnya. Jadi jangan lupa bookmark situs kami ini dan tunggu updateannya. Sekian artikel tentang settingan kamera yang perlu Anda atur sebelum memotret, semoga bermanfaat.

Settingan Kamera yang Perlu Anda Atur sebelum Memotret | agenthrn | 4.5